murka’s webblog

hanya bwt promosi diri dan narsis habis

DME (DISTANCE MEASURING EQUIPMENT)

DME (Distance Measuring Equipment) adalah alat navigasi udara yang berfungsi memberikan informasi jarak kepada pesawat, jarak yang di berikan adalah sudut miring antara pesawat dan transmiter dari DME ini dan bukan jarak sesungguhnya antara pesawat dan DME.

Prinsip kerja DME adalah pesawat memberikan pertanyaan berupa kode yang terdapat pada interogator pesawat yang akan dikirimkan pada DME, pertanyaan dari interogator pada pesawat tersebut kemudian mentriger (memicu) DME akan mengirimkan pulsa jawaban pada pesawat dengan frekuensi yang berbeda. Pesawat mengetahui jarak dari DME berdasarkan perbedaan waktu antara sinyal yang dikirim oleh pesawat dengan sinyal yang diterima dipesawat dan kemudian di nyatakan dalam nautical miles.

DME beroperasi pada frekuensi VHF sehingga pancarannya line of sight. Ketika pesawat memilih frekuensi VOR atau ILS suatu bandara, maka pesawat tersebut secara otomatis juga akan mendapatkan frekuensi dari DME.

DME beroperasi dalam 252 channel dengan range frekuensi 962 sampai 1213 MHz. channel-channel ini terdiri dari beberapa jenis frekuensi dan spasi antara pasangan pulsa yaitu pada 126 pasangfrekuensi terdapat “X” channel dan pada 126 pasangan frekuensi lainnya terdapat “Y” channel. Lebar pulsa yang dipakai adalah 3,5 mikrosecond dengan efisiensi 0,5 mikrosecond. Pada “X channel jarak antara pulsa adalah 12 mikrosecond pada interogator dan pulsa jawaban. Pada “Y” channel jarak antara pulsa adalah 36 mikrosecond pada interogator dan 30 mikrosekond pada pulsa jawaban. Jarak antara frekuensi interogator dengan pulsa jawaban adalah 63 MHz.

Bandara Sam Ratulangi Manado mempunyai 4 buah DME, 2 buah DME co located dengan Glide Slope dan 2 buah lainnya co-located dengan ILS Glide Slope. Untuk DME yang co located dengan DVOR di makawembeng mempunyai chanel 95X sedangkan untuk DME yang co-located dengan VOR MNO mempunyai channel 89X. Untuk DME yang co-located dengan Glide Slope pada ILS 36 mempunyai channel 42X sedangkan untuk yang co-located dengan Glide Slope pada ILS 18 mempunyai cahnnel 48X.

Juni 7, 2008 Ditulis oleh jahanam | aviation | | 2 Tanggapan

RINDUKU PADAMU

gimana rasanya memendam cinta hingga cinta itu sendiri berusaha kau buang bersama kotoran yang kau keluarkan sehari-hari? enak bukan.

itulah yang pernah ku lakukan

pernah sekali kumencintai gadis, dia begitu mempesona, bener2 cantik di mataku dan aku pun trus merasa ku tak pantas untuknya, itulah yag terus berada di otakku

aku hanya bisa pandangi wajahnya, kagumi kecantikan nya yang luar biasa itu. dan cuma berharap suatu saat ku kan milikinya.

seperti kisah cinta standart sih, dan memang itulah aku. aku tak mahir untuk mengutarakan cinta.

kata ” CINTA” bener – bener tabu di kamusku.

dengan segala kepengecutanku yang akan trus kusesali sampai saat ini didepan mataku dia telah mendapatkan seorang kekasih.

itu memang menyakitkan, tapi itulah balasan yang setimpal untuk orang pengecut seperti ku.

setellah 3 tahun lamanya ku berpisah dan tak melihat dirinya

sampai kini pun aku tetep menyesal karena tidak pernah dapat utarakan kata cinta.

memang bener2 gila kata ” CINTA ” itu. bener 2 dapat membuat orang jadi menderita.

mungkin jika aku seorang terkenal, kata-kataku tentang cinta ini akan selalu di kenang

ini dia       ungkapanku tentang cinta

“JIKA AKU DISURUH MEMILIH ANTARA DI HUKUM MATI ATAU DI HUKUM CINTA, AKU AKAN MEMILIH DI HUKUM MATI KARENA MATI TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MENYIKSAKU SEPERTI CINTA MENYIKSAKU”

BY LAGSONO JATMIKO

Juni 5, 2008 Ditulis oleh jahanam | CINTA, cuap-cuap | | Belum Ada Tanggapan