membaca efektif
Oleh: Roy Sembel
Salah satu unsur penting dalam Manajemen Diri adalah membangun kebiasaan untuk
terus menerus belajar atau menjadi manusia pembelajar yang senantiasa haus akan
informasi dan pengetahuan.
Hal ini seperti yang dikatakan oleh Henry Ford, pendiri General Motors yang
mengatakan bahwa “Anyone who stops learning is old, whether at twenty or eighty.
Anyone who keeps learning stays young. The greatest thing in life is to keep
your mind young.”
Tidak peduli berapapun usia kita, jika kita berhenti belajar berarti kita sudah
tua, sedangkan jika senantiasa belajar kita akan tetap awet muda. Karena hal
yang terbaik di dunia akan kita peroleh dengan memelihara pikiran kita agar
tetap muda.
Salah satu cara paling efektif untuk belajar adalah dengan membaca. Namun
sayangnya sebagian besar kita tidak pernah punya waktu untuk membaca. Alasan
utama yang sering kita sampaikan adalah kesibukan pekerjaan. Kita terjebak dalam
rutinitas dan tekanan pekerjaan sehingga tidak memiliki kesempatan untuk
mengasah gergaji kita, seperti yang diceritakan oleh Stephen Covey dalam bukunya
“The 7 Habits of Highly Effective People” sebagai berikut:
Andaikan saja anda bertemu seseorang yang sedang terburu-buru menebang sebatang
pohon di hutan.
“Apa yang sedang anda kerjakan? Anda bertanya.
“Tidak dapatkah anda melihat?” demikian jawabnya dengan tidak sabar. “Saya
sedang menggergaji pohon ini.”
“Anda kelihatan letih!” anda berseru. “Berapa lama anda sudah mengerjakannya?”
“Lebih dari lima jam,” jawabnya, ” dan saya sudah lelah! Ini benar-benar kerja
keras.”
“Nah, mengapa anda tidak beristirahat saja beberapa menit dan mengasah gergaji
itu?” anda bertanya. “Saya yakin anda akan dapat bekerja jauh lebih cepat.”
“Saya tidak punya waktu untuk mengasah gergaji,” orang itu berkata dengan tegas.
“Saya terlalu sibuk menggergaji.”
Bahkan menurut Covey, kebiasaan mengasah gergaji merupakan kebiasaan yang paling
penting karena melingkupi kebiasaan-kebiasaan lain pada paradigma tujuh
kebiasaan manusia efektif. Kebiasaan ini memelihara dan meningkatkan aset
terbesar yang kita miliki yaitu diri kita. Kebiasaan ini dapat memperbarui
keempat dimensi alamiah kita �?” fisik, mental, spiritual, dan sosial/emosional.
Membaca merupakan salah cara kita untuk memperbaiki dan meningkatkan efektifitas
diri kita. Meskipun kita memiliki “keterbatasan waktu”, kita tetap perlu
mengasah gergaji kita. Caranya adalah dengan menguasai cara membaca yang efektif
sehingga waktu yang kita gunakan menjadi efisien.
Namun sebelumnya kita perlu mengenali berbagai tipe gaya belajar seseorang,
yaitu:
a. Visual.
Belajar melalui melihat sesuatu. Kita suka melihat gambar atau diagram. Kita
suka pertunjukan, peragaan atau menyaksikan video.
b. Auditori.
Belajar melalui mendengar sesuatu. Kita suka mendengarkan kaset audio, ceramah
kuliah, diskusi, debat dan instruksi verbal.
c. Kinestetik.
Belajar melalui aktivitas fisik dan keterlibatan langsung. Kita suka
“menangani”, bergerak, menyentuh dan merasakan/mangalami sendiri.
Semua kita, dalam beberapa hal, memanfaatkan ketiga gaya tersebut. Tetapi
kebanyakan orang menunjukkan kelebihsukaan dan kecenderungan pada satu gaya
belajar tertentu dibandingkan dua gaya lainnya. Pada anak-anak kecenderungannya
adalah pada kinestetik dan auditori, namun pada saat mereka dewasa,
kelebihsukaan pada gaya belajar visual ternyata lebih mendominasi.
Memahami gaya belajar pribadi anda akan dapat meningkatkan kinerja dan prestasi
anda. Anda akan mampu menyerap informasi lebih cepat dan mudah. Anda dapat
mengidentifikasi dan mengapresiasi cara yang paling anda sukai untuk menerima
informasi. Anda akan bisa berkomunikasi jauh lebih efektif dengan orang lain dan
memperkuat pergaulan anda dengan mereka.
Tiga Faktor Penting Meningkatkan Kemampuan Belajar
Ada tiga faktor penting dalam penguasaan ketrampilan untuk belajar:
pertama adalah pola pikir dan sikap (mindset and attitude) kita terhadap
belajar.
Kita harus memiliki hasrat (desire) dan kecintaan (passion) yang dalam terhadap
nilai-nilai untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Belajar tidak hanya
sekedar melalui pendidikan formal semata, tetapi dalam setiap aspek kehidupan
kita harus senantiasa mengembangkan sikap belajar. Sikap mau membaca, mendengar,
mau mengerti dan mau belajar dari orang lain merupakan sikap yang perlu
senantiasa dikembangkan jika kita ingin memperbaiki diri ataupun gagasan kita.
Faktor kedua dalam meningkatkan ketrampilan untuk belajar adalah kemampuan kita
untuk mendayagunakan kekuatan pikiran kita (terutama pikiran bawah sadar �?”
subconscious mind) untuk mempercepat proses belajar (accelerated learning).
Pikiran bawah sadar merupakan kekuatan yang luar biasa jika kita dapat
mengoptimalkan potensinya. Seringkali kita melupakan bahwa anugerah yang
terindah dan terbesar yang diberikan Tuhan kepada kita adalah kemampuan pikiran
kita. Hal inilah yang membedakan kita dengan ciptaanNya yang lain.
Hal yang paling mudah kita lakukan untuk mengembangkan ketrampilan untuk belajar
adalah dengan banyak membaca. Meluangkan waktu sedikitnya satu jam sehari untuk
membaca buku merupakan kebiasaan yang baik bagi kita untuk mulai mengembangkan
diri kita.
Banyak sekali metoda untuk meningkatkan kecepatan membaca (speed reading) maupun
pemahaman (comprehension) terhadap isi dari suatu buku. Ketrampilan inilah yang
amat kita perlukan untuk meningkatkan daya serap dan kecepatan kita dalam
membaca sebuah buku. Selain membaca, meningkatkan kemampuan dapat diperoleh
melalui seminar, pelatihan maupun mendengarkan kaset-kaset motivasi.
Faktor ketiga dalam meningkatkan kemampuan belajar kita adalah disiplin diri dan
kegigihan (self discipline and persistence).
Tanpa kedua hal ini maka belajar hanyalah kegiatan yang sifatnya tergantung
suasana hati (mood) dan kita tidak dapat mencapai keunggulan (excelence) hanya
dengan belajar setengah hati. Sudah saatnya kita mengubah kebiasaan-kebiasaan
kita.
Ada pepatah yang mengatakan “Your Habits will Determine Your Future. Miliki
kebiasaan belajar, dan mulai langkah pertama anda. Proses mengubah kebiasaan
sangat ditentukan oleh kedisiplinan diri dan kegigihan kita, sehingga setelah
melakukannya dalam periode waktu tertentu, hal tersebut tidak lagi menjadi beban
tetapi telah menjadi kebutuhan. Jika pada awalnya sulit melakukan tetapi setelah
itu anda jadi terbiasa.
Ketrampilan Dasar untuk Membaca yang Efektif.
Sebelum kita mengembangkan kemampuan membaca dengan efektif, kita perlu
menguasai terlebih dulu beberapa ketrampilan dasar, yaitu:
1. Konsentrasi
Kebanyakan kita menganggap bahwa konsentrasi adalah pekerjaan berat dan sangat
sulit dilakukan. Kita memiliki suatu keyakinan bahwa hal tersebut susah untuk
dilakukan. Padahal kalau kita menyenangi sesuatu, katakanlah menonton konser
musik band favorit kita atau film di bioskop, maka kita akan dapat
berkonsentrasi menikmati pertunjukan yang berlangsung lebih dari dua jam. Kita
ternyata dapat berkonsentrasi cukup lama jika kita melakukan sesuatu yang kita
senangi. Inilah pola pikir pertama yang harus kita kembangkan untuk belajar
berkonsentrasi.
Hal yang kedua adalah bahwa mengembangkan daya konsentrasi sama halnya dengan
mengembangkan dan menguatkan otot-otot tubuh kita. Kita perlu latihan yang
teratur dan terus menerus. Salah satu teknik untuk mengembangkan daya
konsentrasi adalah teknik kontemplasi. Kontemplasi adalah suatu teknik
menggunakan pikiran kita seperti sebuah lampu senter (searchlight) untuk mencari
dan menemukan informasi baru. Untuk melatihnya, anda perlu lakukan setiap hari
(sedikitnya 5 menit sampai maksimum 10 menit per latihan). Caranya dimulai
dengan fokus terhadap apa yang ingin kita ketahui. Misal, kita ingin mengetahui
cara meningkatkan kecerdasan finansial (membaca buku Robert Kiyosaki misalnya),
kemudian pikirkan gagasan tersebut secara mendalam dan tanyakan pada diri anda
pertanyaan-pertanyaan seperti, “Apa artinya kecerdasan finansial? Apa
implikasinya pada hidup saya? Apakah hal tersebut bisa saya lakukan? Dan
seterusnya lakukan sampai sekitar 5-10 menit.
Jika anda sudah bisa bertahan konsentrasi 10 menit, tingkatkan kemampuan anda
dengan berlatih langsung membaca sebuah buku 10-20 menit. Lakukan setiap hari
sampai daya tahan konsentrasi anda meningkat sedikit demi sedikit.
2. Membuat Peta Pikiran (Mind Mapping)
Teknik ini merupakan cara untuk meringkas suatu tema atau pokok pikiran yang ada
dalam buku.
Pertama, kita awali dengan menuliskan tema pokok di tengah-tengah halaman kertas
kosong.
Kemudian seperti pohon dengan cabang dan ranting kita kembangkan tema pokok
menjadi sub tema di sekelilingnya dengan dihubungkan memakai garis seperti
jari-jari roda.
Berikut adalah langkah atau prinsip dalam membuat peta pikiran dalam buku
Accelerated Learning for the 21st Century karangan Colin Rose dan Malcolm J.
Nicholl:
a. Mulai dengan topik di tengah-tengah halaman.
b. Gunakan kata-kata kunci.
c. Buatlah cabang-cabangnya
d. Gunakan simbol, warna, kata, gambar dan citra (images) lainnya.
e. Gunakan seperti poster dengan dasar putih bersih.
f. Buat tulisan atau gambarnya warna warni
g. Gunakan alat tulis berwarna terang
Membuat peta pikiran adalah latihan yang perlu dilakukan terus menerus. Sama
halnya seperti teknik kontemplasi, kita perlu berlatih mengunakan peta pikiran
untuk mengetahui informasi atau menganalisa masalah.
[Bisa juga melihat di Gua Kalong, bagian Peta Konsep dan Otak]
3. Relaksasi
Cara ini dikembangkan oleh Sandy MacGregor dalam bukunya Piece of Mind. Pada
prinsipnya dikatakan bahwa otak atau pikiran kita lebih mudah menyerap dan
mengingat informasi pada saat kondisi pikiran kita relaks yang ditunjukkan
dengan frekuensi gelombang otak yang rendah. Mengenai teknik relaksasi pernah
dibahas dalam edisi Mandiri sebelumnya. Bagi anda yang berminat mempelajari
dapat membaca buku Sandy MacGregor tersebut atau buku SELF MANAGEMENT: 12
Langkah Manajemen Diri karangan Aribowo Prijosaksono dan Marlan Mardianto.
Teknik Membaca Cepat
Kita hidup dalam zaman di mana kita setiap hari dibanjiri buku baru tentang
topik yang kita sukai atau yang berkaitan dengan bidang pekerjaan kita. Pembaca
biasa takkan bisa membaca semua buku yang telah diterbitkan tentang topik yang
berkaitan dengan bidang bisnis atau profesionalnya.
Sedangkan membaca itu sendiri bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan
sekaligus menjengkelkan. Padahal kita semua tahu bahwa membaca sama halnya
dengan kita menikmati pertunjukan konser atau film yang bagus. Membaca
melibatkan partisipasi aktif kita. Seluruh emosi, hasrat dan minat kita juga
harus terlibat dalam proses membaca, sehingga membaca menjadi pengalaman yang
menyenangkan.
Dengan keterbatasan waktu yang kita miliki, bagaimana kita dapat mengembangkan
kemampuan membaca secara efektif sehingga dengan tenggang waktu yang sama, kita
bisa mengambil inti dari lebih banyak buku. Kecuali untuk buku fiksi atau sastra
yang memang ingin kita nikmati jalinan cerita, emosi, dan rangkaian
kata-katanya, membaca buku nonfiksi (textbook) adalah seperti membaca surat
kabar. Yang kita perlukan adalah informasi dan gagasan pokok pengarang.
Hanya sedikit orang yang membaca koran dengan cara per bagian, halaman per
halaman. Kita biasanya membaca beberapa halaman pertama dengan mendetail, lalu
hanya sekilas membaca yang lain, mencari topik yang menarik. Sekarang kita akan
belajar melakukan hal yang serupa dengan buku yang akan kita baca.
Sebelum mulai membaca ada sejumlah alat bantu yang dapat membantu kita untuk
dapat memahami keseluruhan isi sebuah buku:
Sampul buku:
Biasanya pokok pikiran terpenting dari sebuah buku tercetak di sampulnya.
Informasi ini membantu penjualan buku dan memberikan perspektif penerbit tentang
isi buku. Sampul buku memberikan gambaran kepada kita tentang apa yang akan kita
dapatkan di bagian dalam.
Biografi penulis:
Informasi ini akan memberi tahu kita tentang latar belakang pendidikan,
pengalaman dan kegiatan penulis saat ini yang membuat ia bisa menulis buku
tersebut. Dengan memahami informasi tentang penulis akan membantu kita untuk
lebih mudah mengikuti alur pemikirannya dalam buku tersebut.
Bagian awal:
Bagian ini terdiri atas kata pengantar, prakata, atau bab pendahuluan (prolog).
Biasanya justru bagian-bagian ini yang perlu secara mendalam kita pelajari,
karena intisari seluruh gagasan penulis tentang tema buku tersebut terangkum
dalam bagian awal buku. Yang jelas bagian ini memaparkan tujuan penulisan �?”
pernyataan misinya. Pada titik ini kita bisa memutuskan untuk membaca lebih
lanjut atau kita hanya akan menggunakannya untuk referensi.
Daftar Isi:
Sebenarnya bagian ini adalah kerangka buku. Penulis menggunakan masing-masing
topik bab sebagai gantungan untuk menjelaskan keseluruhan pemikirannya tentang
topik tertentu. Ada berapa bagian? Berapa bab? Bacalah Daftar Isi dengan teliti
untuk melihat apakah topik-topiknya sesuai dengan apa yang kita cari.
Indeks:
Teliti indeks di bagian belakang buku. Lihat apakah ada kata-kata kunci yang
menarik bagi anda.
Kita harus memeriksa semua hal tersebut sebelum membaca bukunya. Inilah yang
disebut dengan proses scanning, yaitu kita melihat secara selintas keseluruhan
isi dari buku yang akan kita baca. Begitu mulai membaca, kita bisa bebas
melompati materi yang sudah kita ketahui atau materi yang tidak kita minati.
Pada bagian tertentu kita bisa mendalami karena ada topik atau informasi yang
harus kita cermati dan kita cerna lebih dalam. Proses ini disebut dengan proses
skimming.
Berikut adalah hal-hal yang perlu untuk membaca dengan efektif:
1. Setelah melakukan proses scanning, kita dapat membuat peta pikiran (mind
charting) buku tersebut.
Tidak usah terlalu detil, tetapi cukup informatif untuk menjelaskan isi buku
dalam satu halaman kertas. Kalau perlu kita lakukan rekonstruksi terhadap daftar
isi digabung dengan informasi lain dari biografi, kata pengantar, pendahuluan
dan sinopsis di sampul buku tersebut.
2. Siapkan stabilo atau alat tulis untuk menandai informasi atau apa saja yang
ingin kita ingat.
3. Pahami jalan pikiran penulis.
Semakin cepat kita mengetahui topik, tujuan, pokok masalah materi yang kita
baca, semakin baik pemahaman dan ingatan kita akan hal itu.
4. Hindari baca kata per kata dan kalimat per kalimat.
Coba tangkap sekelompok kata dengan mata anda setiap kali
menggerakkannya.Apalagi untuk buku berbahasa asing, kita tidak perlu
menterjemahkannnya kata demi kata, karena akan menghambat proses penyerapan
informasi dalam otak anda.
Bandingkan anda membaca dengan bersuara dan membaca dalam hati. Kecepatannya
akan berbeda jauh.
Biasanya saya berkonsentrasi pada kalimat pertama dan kalimat terakhir dari
sebuah paragraf, atau mata saya melihat seluruh badan paragraf dan menangkap
pesan intinya.
5. Buatlah ringkasan sambil membaca.
Jika tak ada ringkasan bab, buatlah sendiri setiap selesai membaca satu bab.
6. Bandingkan dengan tulisan lain bertopik sama yang pernah anda baca.
Ingat teknik kontemplasi. Cobalah mengembangkan pertanyaan-pertanyaan dan kaitan
satu sama lain seperti anda mencari sesuatu dengan senter.
7. Untuk mempermudah kita menggunakan buku tersebut sebagai referensi, kita bisa
mencatat isi buku tersebut dalam sebuah buku catatan atau kertas khsusu yang
dapat kita simpan dan kita lihat kembali setiap saat.
Demikianlah prinsip-prinsip dan langkah-langkah yang perlu kita ketahui untuk
meningkatkan efisiensi membaca. Namun sekali lagi, sama seperti ketrampilan yang
lain, membaca memerlukan jam terbang. Kita perlu berlatih, berlatih dan berlatih
sehingga kecepatan dan efisiensi membaca kita meningkat dari waktu ke waktu.
Selamat membaca dan meningkatkan aset pribadi anda yang paling penting, diri
anda sendiri.
google_ad_client = “pub-7266757337600734″;
google_hints = “Ar-Royyan-1618, TIPS : MEMBACA DENGAN EFEKTIF”;
google_alternate_ad_url = “http://www.mail-archive.com/blank.html”;
google_ad_width = 160;
google_ad_height = 600;
google_ad_format = “160×600_as”;
google_ad_channel = “8427791634+2210211807″;
google_ad_type = “text_image”;
google_color_border = “FFFFFF”;
google_color_bg = “FFFFFF”;
google_color_link = “006792″;
google_color_url = “006792″;
google_color_text = “000000″;
//–>
saat2 terakhir rosul
AIRMATA RASULULLAH SAW…
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan
salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya
masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam”, kata Fatimah yang membalikkan
badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan
bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”
“Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,”
tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan
pandangan yang menggetarkan.
Seolah-olah bahagian demi! bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.
“Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang
memisahkan pertemuan di dunia.
Dialah malaikatul maut,” kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan
tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan
kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.
Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit
dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.
“Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?”, tanya Rasululllah
dengan suara yang amat lemah.
“Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.
“Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu, ” kata Jibril.
Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh
kecemasan. “Engkau tidak senang mendengar khabar ini?”, tanya Jibril lagi.
“Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?”
“Jangan khawatir, wahai Rasul ! Allah, aku pernah mendengar Allah
berfirman kepadaku: “Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat
Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh
Rasulullah ditarik.
Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya
menegang. “Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.”
Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya
menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.
“Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?”
Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
“Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata
Jibril.
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak
tertahankan lagi.
“Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini
kepadaku, jangan pada umatku.”
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, ! Ali segera
mendekatkan telinganya. “Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku”
“peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.”
Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.
Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan
telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
“Ummatii,ummatii, ummatiii? ” – “Umatku, umatku, umatku”
Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.
Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.
NB:
Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul kesadaran untuk
mengingat maut dan mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan
Rasulnya mencintai kita.
DANAU TONDANO (Surga Yang Terbuang)
TONDANO . sebuah kabupaten yang memiliki sebuah pemandangan yang sangat indah
sebuah danau yang berada di gunung.
hampir kayak bedugul sih, tp menurutku tondano lebih memiliki karakteristik dan ke eksotikan yang luar biasa, ombak yang tenang semilir angin, pemanadangan pegunungan yang indah, dan segala kecantikan alam yang bener – bener ngegambarin surga.
tp sayang banget, di tempat yang sedemikian menggoda itu, tondano hanya menjadi tempat liar yang tak di manfaatkan
disana hanya ada semacam tempat rekreasi bernama semaru endo.
tak begitu besar dan tak sebanding dengan kekayaan alamnya
yang lebih mengecewakan lagi adalah TRANSPORTASI,
mungkin jika kita kesana , masalah yang akan kita hadapi adalah masa;lah transportasi
masak!!!! untuk menuju empat yang namanya semaru endo itu kita harus menunggu angkot jurusan remboken, tp angkot itu belum tentu muncul dalam 1 jam.
sungguh miris sekali bukan!!!
tapi itulah
di tengah gencar – gencar manado untuk mempromosikan diri sebagai kota pariwisata dunia 2010 tp tidak ada pembenahan atau pembangunan untuk sektor pariwisata nya
tapi itulah
tawadah wes gak enak juga ngomentari sesuatau
ALHAMDULILLAH AKU JELEK
ALLAH memang selalu memberikan yang terbaik buat kita, dan aku sangat percaya banget hal itu.
hal utama yang harus ku sukuri adalah
karena aku jelek, dan ini lah keistimewaanku.
aku selalu berfikir, coba kalo aku ganteng aku pasti akan memanfaatkan wajahku ini buat menggaet cew, free seks dll. waduh, nikamt dunia bakalan tak rasain semuanya kali.
untuglah aku jelek
jadi gak ada cew yang mau denganku, paling gak meskipun aku gak bisa menghindar dari godaan dunia yang namanya wanita, godaan tersebut kan dah menghindar sendiri dari aku !!hehehe
selain itu,
keuntungan punya wajah jelek yang lainya adalah
paling gak aku agak terhindar dari sifat sombong. apa pula sih yang pantes tak sombongin kalo gini
duit gak punya , wajah pas-pasan .
makane buat kamu semua yang punya wajah jelek
SUKURIN TUH!!!!!!
AKU MURTAD KARENA USTADZ
ketika ku kenal kata biadab
ku berusaha jadi manusia beradab
ketka ku beradab ku hanya mendapat laknat
dari biadab para penghianat
Aku kenal Murtad
itu karena ustad
ketika ku di bilang sesat
itulah ajaran ustadz
kenapa aku di hujat
dengan keyakinan yang sudah aku ikat
kenapa wajahmu di mataku
kenapa wajahmu dimataku
ngeri juga aku melihatmu
kamu kayak hantu yang ada dipikiranku
mungkin klo aku sudah membunuhmu wajahmu akan hilang dari mataku
atau aku akan semakin merindukanmu
ingin aku meludahi wajahmu atau menginjak-injak wajahmu
agar kecantikan wajahmu itu hilang dan tak lagi membayang
kau cantik, kau menarik
SONI ERIKSEN K8 5 0
Sony Ericcson K850 ini merupakan ponsel berkamera yang mengusung teknologi Cyber shoot.Seperti jenis cyber shoot lainnya fitur jagoan di ponsel tentu saja terletak pada resolusi kamera 5 megapixels yang mampu menciptakan gambar super jernih, apalagi dengan dukungan xenon flash dan video light LED memungkinkan kualitas gambar tetap bersih bahkan ketika kondisi cahaya tidak memungkinkan.Bila dilihat sepintas keypad perangkat ini agak berbeda dari ponsel lainnya.Tombol navigasi empat arahnya mengelilingi tombol 2 dan 5 sehingga menghemat permukaan device. Pengguna pun dapat bertelekomunikasi video call melalui secondary camera di bagian depan sudut kiri atas.Walau mengutamakan fitur kamera, kualitas suara yang dihasilkan tak kalah menarik dibanding seri walkman phone lainnya karena didalamnya telah dibenamkan speaker stereo 3 dimensi.Fasilitas GPRS dan HSDPA 3,6 Mbps akan mempercepat akses data di perangkat ini sehingga kinerja pengguna pun akan semakin optimal.Tak hanya itu begitu banyak fitur yang bisa anda aplikasikan di handset mobile ini seperti mendegarkan musik , menjelajah internet, bermain games, membuat video player dsb.
Spesifikasi Detil :
General : HSDPA / GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Dimensi :102 x 48 x 17 mm
Berat : 118 g
Display : TFT, 256K colors
Ukuran Display : 240 x 320 pixels, 2.2 inches
Ringtones : Polyphonic (72 channels), MP3
Memori : Internal 40 MB + card slot microSD 512 MB
Data : GPRS EDGE3G HSDPA, 3.6 Mbps
Kamera : 5 MP, autofocus, video(QVGA@30fps), xenon flash + 3LED video light; auto lens cover, secondary videocall camera
Warna : Luminous Green, Velvet Blue
Konektivitas : Bluetooth A2DP, USB
Fitur Lainnya :
- Messaging SMS, MMS, Email, Instant Messaging
- Browser WAP 2.0/HTML (NetFront), RSS reader
- Games
- Java MIDP 2.0
- MP3/AAC/MPEG4 player + Video Recording
- Motion sensor (with UI auto-rotate)
- Fashion TV Player
- TrackID music recognition, MP3 Player, FM Radio
- Image viewer
- Picture editor/blogging
- 3D sound stereo speakers
- GPRS
Battery : Li-Po 930 mAh (BST-38)
Stand-by : lebih dari 400 jam
Talk time : lebih dari 9 jam
Popularity: 57% [?]
Categories: Cell News
Tags: Ericsson, K850, SE, sony
KHASIAT SEBUAH KALIMAT
wuih dari judulnya aja keliatannya keren ya!!!!!!!!!!!
tapi bener kok. kalian semua nyadar gak sih bahwa semua yang kita dengar ato yang biasa di konsumsi oleh telinga kita itu akan berdampak pada diri kita. semua yang kita dengar itu secara tidak langsung diterima oleh alam bawah sadar kita.
nah makanya jangan heran kalo orang yang bedzikir tiap hari ato mengucapkan sesuatu terus menerus secara istikomah maka dia akan memiliki suatu karomah ato keistimewaan.
jadi gak heran kan klo apa yang kita ucapkan itu juga nantinyamerupakan cerminan dari diri kita. gini contohnya, kalo kamu secara istikomah selalu mengucapkan umpatan, misal nya jancok, jancok, jancok itu setiap hari minimal 10 kali, maka niscaya kelakuanmu akan seperti jancok dan kamu memiliki kehebatan seperti jancok. pengen tau gimana sih jancok? coba aja deh praktekkan.
tapi coba klo setiap hari ntu mulutmu selalu mengucapkan dzikir kepada tuhanmu, misalkan secara istikomah kamu mengucapkan ya rrohman ya rrokhim, niscaya kmu akan memiliki karomah ato keistimewaan yaitu menjadi orang yang dikasihi dan si sayang semua orang sehingga semua orang yang melihat mukamu akan menyayangimu. enakkan!!!!!!
jadi kunci dari semua keberhasilan itu satu, yaitu ISTIKOMAH.
tau gak kalo alam juga mengajarkan kepada kita tentang istikomah. kmu tau air yang selalu menetes ke batu, maka lama kelamaan batu tersebut akan berlubang, wuiih keren ya aiir bisa melubangi batu
tau gak itu semua karna apa? karna air tersebut ISTIKOMAH menetesi batu tersebut hingga berlubang.
wah kok jadi ngelantur ke istikomah segala. tapi gpp kok, namanya juga cuap-cuap heheheheheheh
baik kita kembali ke tema
ini masalah kalimat yang mempengaruhi alam bawah sadar kita.
ibaratnya orang makan, klo yang kita makan tiap hari ntu ganja, ekstasi dan sekaumnya. maka tentu saja kita hancur tapi klo yang kta makan itu 4 sehat 5 sempurna tentu kita akan jadi sehat bro.
begitu juga telinga, klo kita terbiasa denger kata-kata yang menjatuhkan seperti hinaan atau lain sebagainya itu akan berpengaruh pada mental kita, tapi klo yang kita dengarkan itu adalah kata – kata yang baik yang membangun semangat. maka itu sangat baik pada mental kita.
makanya lagu yang kita denger itu juga merupakan konsumsi telinga kita,
jadi klo kamu biasa denger lagu ” aku ini orang termiskin didunia penuh derita uang pun aku tak punya” .jadi kamu otu sedang mendoktrin dirimu untuk menjadi orang miskin. yes makin banyak deh orang miskin. INDONESIA BANGET.
makana PILIH-PILIH APA YANG BIASANYA DI KONSUMSI TELINGAMU
ILS (Instrument Landing System)
Ils adalah suatu alat yang membantu pesawat untuk mendarat agar tepat pada center line runway dan pada touch down zone (tempat pesawat menyentuhkan rodanya untuk pertama kali).
ILS sendiri di bagi menjadi 3 bagian yaitu Localizer, Glide Path(Glide Slope), dan marker beacon.
localizer adalah bsgian dari ILS yang membantu pesawat agar tepat mendarat pada centerline runway.
localizer sendiri itu sebetulnya seperti pemancar biasa yang memancarkan frekuensi 150 Hz dan 90 Hz dalam suatu susunan antenna sehingga ketika di pancarkan dapat membentuk suatu DDM 0 derajat.
Glide slope adalah bagian dari ILS yang membantu pesawat agar tepat mendarat pada touch down zone,
sudut pendaratan untuk localizer biasanya adalah 3 derajat.
prinsip kerja dari glide slope sebenarnya tidak jauh berbeda dengan localizer, hanya saja arah pancarannya dibuat vertikal sehingga tepat membentuk arah 3 derjat.
marker beacon sendiri di gunakan oleh pesawat untuk mengetahui jarak pesawat terhadap pemncar marker beacon
marker beacon sendiri di bagi menjadi 3 yaitu
inner marker, middle marker, dan outer marker
inner marker letaknya paling dekat dengan bandara, middle tengah tengah dan outer paling jauh biasanya sih sekitar 1 kilo lebih.
Biasanya sih klo di bandara-bandara perintis yang kebanyakan ada di papua masih jarang yang menggunakan ILS (alatnya mahal dul). jadi biasanya menggunakan PAPI atau VASI
apa itu VASI?
VASI itu kepanjangan dari visual approach slope indicator atau kalo di terjemahkan secara indonesia ngawur itu alat yang memberi indikasi tentang sudut pendaratan yang digunakan secara visual.
VASI itu sebenarnya ya hanya lampu biasa, jadi klo mau mendarat pilot tu harus melihat prejengannya VASI itu sendiri. nah biasanya klo pilot melihat warna lampu VASI berwarna merah ntu berarti pesawat terbangnya ketinggian dan klo tetep nekat mendarat ya bisa innalillahi wa inna lillahi rojiun. tapi klo pilot ngelihat l;ampu VASI berwarna putih, ntu berarti pesawat terbangnya kependekan dan klo tetep nekat juga mendarat maka alamtnya ntu bisa surga ato neraka.
jadi kesimpulannya pilot ntu harus melihat warna pink , jadi klo pilot sudah melihat warna pink ntu berati posisinya sudah siiiip buat mendarat.
jadi sekarang kalian yang punya cita – cita jadi pilot harus tau ntu alat, karna tanpa alat – alat itu pilot pun g bisa apa-apa
demekian sekilas tentang penerbangan.
bagi kalian yang yang ingin lebih tau tentang apa itu ILS dan alat navigasi lainnya
SEARCH AJA DI GOOGLE
GITU AJA KOK REPOT
musnahlah kalian
aku sendiri bingung, apa sih sebenarnya yang manusia inginkan. mereka ingin masuk surga tapi dosa tetap lancar mereka perbuat.
padahal kalo dipikir-pikir kita mau buat dosa itu malah keluarin duit banyak, tapi kok knapa ya banyak yang pengen bikin dosa.
coba pikir!!kita beli minuman keras itu apa gak pake duit, kita beli ganja itu apa gak pake duit, kita main judi itu apa gak pake duit, kita mbunuh orang aja juga pake duit. tapi herannya kok masih banyak yang suka.
trus kalo kita pikir2 lagi, kalo kita mau dapat pahala tu sumpah deh mudah banget. kalo kamu pwenngen bwt pahala tanpa modal jg bisa. coba aja kamu sholat, kamu bantu temenmu ngangkat kasur, kamu bantu temenmu dalam hal apa aja.
makin lama aku makin muak aja ma dunia jahanam ini. orang dah gak lagi pake logika yang normal. yang mereka bilang logika itu cuma logika sialan yang cuma ingin cari pembenaran dari kesalahan2 mereka.
manusia sekarang memang pintar, pintaar untuk membuat diri mereka merasa tidak berdosa
-
Terkini
-
Taut
-
Arsip
- April 2009 (2)
- Maret 2009 (2)
- November 2008 (1)
- Juli 2008 (3)
- Juni 2008 (2)
- Mei 2008 (9)
- Agustus 2007 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS